{"id":1997,"date":"2026-07-15T06:39:49","date_gmt":"2026-07-15T06:39:49","guid":{"rendered":"https:\/\/koperasiwadah.com\/?p=1997"},"modified":"2026-07-15T06:51:23","modified_gmt":"2026-07-15T06:51:23","slug":"ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/","title":{"rendered":"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang:  Kisah Mang Dede Pendi Hermawan"},"content":{"rendered":"<p>Di sebuah desa yang asri di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, semangat untuk membangun pertanian tidak hanya tumbuh di lahan, tetapi juga di hati seorang petani bernama <strong>Dede Pendi Hermawan<\/strong>, atau yang akrab disapa <strong>Mang Dede<\/strong>. Sejak bergabung dengan <strong>Komunitas Wadah Arjasari<\/strong> pada tahun 2014, kala itu \u00a0dipimpin oleh Kak Sophan Ajie, Mang Dede telah menjadi salah satu sosok yang konsisten membuktikan bahwa pertanian bukan sekadar pekerjaan, tetapi jalan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>Berawal dari kecintaannya pada dunia pertanian yang diwariskan oleh orang tuanya, Mang Dede melihat bahwa bertani memiliki peluang usaha yang sangat besar. Dengan ketekunan dan keberanian untuk terus belajar, ia berhasil mengembangkan usaha pembibitan hingga mampu memberdayakan banyak petani di wilayah Arjasari dan sekitarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Berawal dari Kebutuhan, Menjadi Peluang Usaha<\/strong><\/p>\n<p>Usaha pembibitan Mang Dede dimulai pada tahun 2012. Pada awalnya ia selalu membeli bibit siap tanam dari daerah yang cukup jauh. Dari pengalaman tersebut muncul sebuah pemikiran sederhana.<\/p>\n<p><em>&#8220;Mengapa saya tidak mencoba membuat bibit sendiri?&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Di halaman depan rumahnya, Mang Dede mulai menyemai bibit secara mandiri. Awalnya hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Namun, para petani yang melihat hasil semaiannya mulai bertanya dan tertarik membeli bibit tersebut. Karena kualitas bibit yang baik, para petani merasa puas dan terus kembali memesan setiap musim tanam. Dari sinilah usaha pembibitan Mang Dede mulai berkembang.<\/p>\n<p>Pada awal usaha, ia hanya menyediakan sekitar <strong>10.000 bibit<\/strong> cabai rawit dan terong ungu. Kini usahanya telah berkembang menjadi <strong>empat unit <em>greenhouse<\/em><\/strong> dengan kapasitas sekitar <strong>200 <em>polyhouse (PH)<\/em><\/strong> apabila seluruh bangunan terisi penuh.<\/p>\n<p>Selain cabai rawit dan terong ungu, Mang Dede juga menyediakan berbagai bibit sesuai kebutuhan pasar, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Cabai merah besar<\/li>\n<li>Cabai keriting<\/li>\n<li>Tomat<\/li>\n<li>Kol<\/li>\n<li>Sawi<\/li>\n<li>Berbagai bibit sesuai pesanan petani<\/li>\n<\/ul>\n<p>Usaha pembibitan inilah yang kemudian menjadi salah satu sumber penghasilan utama keluarganya. &#8220;Alhamdulillah, dari bertani saya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, menyekolahkan anak, bahkan menikahkan anak pertama dan kedua.&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Mengembangkan Pertanian Melalui Kolaborasi<\/strong><\/p>\n<p>Perjalanan Mang Dede tidak berhenti pada usaha pembibitan. Ia melihat bahwa masalah terbesar petani bukan hanya produksi, tetapi juga pemasaran hasil panen. Sebelum bergabung dalam kelompok tani, hasil panen biasanya dijual kepada tengkulak. Ketika harga turun, hasil panen sering kali sulit terjual karena bandar tidak mau membeli.<\/p>\n<p>Mang Dede memiliki rekan baik dipanggil Bos Rian, beliau merupakan salah satu sosok yang berperan penting dalam pemberdayaan petani di daerahnya. Bersama rekan-rekan seperjuangannya, Bos Rian merintis sebuah kelompok atau paguyuban bernama <em>Pasukan Lodeh<\/em>, yang kini ia pimpin sebagai ketua. Melalui paguyuban tersebut, Bos Rian membantu menampung hasil panen para petani sehingga mereka memiliki akses pasar yang lebih baik. Selain itu, ia juga menyediakan berbagai kebutuhan pertanian, mulai dari alat pertanian, obat-obatan, pupuk kandang, pupuk kimia, hingga bibit berkualitas. Di tengah kesibukannya mendampingi para petani, Bos Rian tetap aktif mengelola lahan pertaniannya sendiri, sehingga memahami secara langsung tantangan yang dihadapi para petani. Hasilnya sangat terasa. Kini hasil panen anggota kelompok selalu terserap pasar, baik ketika harga sedang tinggi maupun rendah. Sayuran rutin dikirim ke <strong>Pasar Induk Cibitung, Bekasi<\/strong>, sehingga petani memiliki kepastian pemasaran.<\/p>\n<p>Kelompok yang awalnya hanya terdiri dari <strong>dua orang<\/strong>, kini berkembang menjadi sekitar <strong>100 anggota<\/strong> yang berasal dari <strong>lima desa<\/strong>, bahkan melibatkan petani dari luar Kecamatan Arjasari. Keberhasilan kelompok ini juga berdampak positif terhadap usaha pembibitan Mang Dede karena permintaan bibit terus meningkat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Tantangan Menjadi Bagian dari Proses Bertumbuh<\/strong><\/p>\n<p>Seperti usaha lainnya, perjalanan Mang Dede juga dipenuhi tantangan.<\/p>\n<p>Beberapa kendala yang paling sering dihadapi antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Keterbatasan modal usaha.<\/li>\n<li>Belum memiliki kendaraan operasional untuk distribusi hasil panen.<\/li>\n<li>Jalan yang licin saat musim hujan menyebabkan pengiriman ke pasar sering terlambat.<\/li>\n<li>Harga hasil panen yang tidak menentu.<\/li>\n<li>Sistem pembayaran bibit yang dilakukan setelah panen tanpa uang muka.<\/li>\n<li>Bibit yang terlalu besar sering kali tidak laku apabila pesanan dibatalkan.<\/li>\n<li>Kesulitan membayar karyawan ketika pembayaran dari petani terlambat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun bagi Mang Dede, setiap tantangan selalu memiliki jalan keluar. Modal usaha diputar dari hasil penjualan bibit untuk membiayai kegiatan bertani, sementara hasil panen digunakan untuk membayar tenaga kerja. Ketika harga panen sedang turun, ia memilih meningkatkan kualitas pemeliharaan agar produksi lebih tinggi sehingga keuntungan tetap dapat diperoleh melalui volume hasil panen.<\/p>\n<p>Ia juga menerapkan sistem <strong>tumpang sari<\/strong>, sehingga apabila satu komoditas mengalami kerugian, komoditas lainnya masih dapat memberikan hasil. Bahkan ketika kendaraan belum tersedia, hasil panen tetap diangkut secara manual. &#8220;Kalau belum ada kendaraan, ya dipikul saja. Yang penting hasil panen sampai ke pasar.&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Nilai-Nilai yang Menjadi Pegangan<\/strong><\/p>\n<p>Menurut Mang Dede, keberhasilan tidak datang secara instan. Ada empat nilai yang selalu ia pegang dalam menjalankan usaha:<\/p>\n<ul>\n<li>Tekun<\/li>\n<li>Ulet<\/li>\n<li>Bermental kuat<\/li>\n<li>Jujur<\/li>\n<\/ul>\n<p>Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun usaha sekaligus kepercayaan para pelanggan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Memberdayakan Masyarakat Melalui Lapangan Kerja<\/strong><\/p>\n<p>Kesuksesan bagi Mang Dede bukan hanya soal keuntungan pribadi. Ia merasa bangga karena usaha yang dibangun mampu membuka lapangan pekerjaan dan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Baginya, keberhasilan akan lebih bermakna apabila dapat dinikmati bersama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Berbagi Ilmu untuk Kemajuan Bersama<\/strong><\/p>\n<p>Selain menjadi pelaku usaha, Mang Dede juga aktif membagikan ilmu kepada petani lain. Menurutnya, ilmu pertanian selalu berkembang sehingga petani harus terus belajar. Materi yang sering ia bagikan meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Teknik pengolahan lahan<\/li>\n<li>Pemasangan plastik mulsa<\/li>\n<li>Pemupukan<\/li>\n<li>Pengendalian hama dan penyakit<\/li>\n<li>Fermentasi pupuk<\/li>\n<li>Pemilihan bibit unggul<\/li>\n<li>Teknik budidaya sesuai kondisi musim<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya saling bertukar pengalaman antarpetani karena setiap musim memiliki tantangan yang berbeda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Peran Koperasi Wadah dalam Perjalanan Usaha<\/strong><\/p>\n<p>Bagi Mang Dede yang bergabung menjadi anggota <strong>Koperasi Konsumen Wadah Titian Harapan (KKWTH<\/strong> sejak November 2024, KKWTH memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan usahanya. Melalui koperasi, ia tidak hanya memperoleh dukungan dalam bidang pemasaran, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk UMKM dari Arjasari ke pasar yang lebih luas.<\/p>\n<p>Menurutnya, koperasi membantu para petani dalam:<\/p>\n<ul>\n<li>memperluas pemasaran,<\/li>\n<li>membuka akses kerja sama,<\/li>\n<li>mendukung pengembangan usaha,<\/li>\n<li>serta memberikan peluang permodalan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Keberadaan koperasi membuat petani tidak lagi berjalan sendiri, melainkan tumbuh bersama dalam sebuah ekosistem yang saling mendukung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Mengembangkan UMKM Arjasari<\/strong><\/p>\n<p>Semangat kolaborasi Mang Dede tidak hanya berhenti di sektor pertanian. Melalui dorongan dari Koperasi Wadah, ia mulai mengajak para pelaku UMKM di Arjasari untuk ikut memasarkan produknya.<\/p>\n<p>Produk-produk seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Combring<\/li>\n<li>Citruk<\/li>\n<li>Telur Gabus<\/li>\n<li>Kerupuk Kulit<\/li>\n<\/ul>\n<p>Produk-produk tersebut ditampung di rumahnya sebelum dikirim ke Jakarta untuk dipasarkan. Walaupun menghadapi tantangan seperti ketersediaan bahan baku dan sulitnya menghubungi para pelaku UMKM yang juga bekerja di kebun, Mang Dede tetap optimistis. Ia percaya bahwa produk lokal Arjasari memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Menjadi Penggerak Komunitas<\/strong><\/p>\n<p>Menjadi bagian dari Komunitas Wadah Arjasari merupakan kebanggaan tersendiri bagi Mang Dede. Menurutnya, komunitas telah memberinya banyak pengalaman, persaudaraan, serta nilai-nilai kehidupan seperti saling menghormati, saling membantu, dan semangat kekeluargaan. Ia memiliki prinsip sederhana: &#8220;Saya tidak ingin maju sendiri. Saya ingin orang lain juga ikut maju. &#8220;Karena itulah ia terus mengajak masyarakat untuk berkembang bersama dengan semangat: <strong>&#8220;Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.&#8221;<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Harapan untuk Masa Depan<\/strong><\/p>\n<p>Ke depan, Mang Dede memiliki beberapa impian besar. Di sektor pertanian, ia berharap dapat memiliki kendaraan roda empat untuk mengangkut hasil panen, terutama saat musim hujan, serta membangun sumur bor agar kebutuhan air pada musim kemarau dapat terpenuhi.<\/p>\n<p>Di bidang pembibitan, ia bercita-cita membuka cabang baru sehingga semakin banyak petani yang dapat memperoleh bibit berkualitas. Ia juga berharap produk-produk UMKM Arjasari dapat dipasarkan lebih luas hingga masuk ke berbagai outlet, pusat oleh-oleh, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Yang tidak kalah penting, ia ingin semakin banyak generasi muda tertarik terjun ke dunia pertanian sehingga angka pengangguran dapat berkurang dan lahir petani-petani muda yang sukses.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pesan Mang Dede untuk Generasi Muda<\/strong><\/p>\n<p><strong>&#8220;Jangan malu, jangan takut gagal. Harus ada kemauan, pasti ada jalan. Teruslah belajar, karena peluang di sektor pertanian sangat besar. Kita tidak boleh putus asa. Kalau hari ini gagal, tanam lagi. Tidak selamanya kita gagal, pasti akan ada waktunya berhasil.&#8221;<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Penulis : DK<\/p>\n<p>Editor : SL<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2006\" src=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1-300x300.png 300w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1-1024x1024.png 1024w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1-150x150.png 150w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1-768x768.png 768w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1-600x600.png 600w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1-100x100.png 100w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/2-1.png 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2007\" src=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3-300x300.png 300w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3-1024x1024.png 1024w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3-150x150.png 150w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3-768x768.png 768w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3-600x600.png 600w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3-100x100.png 100w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-3.png 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2008\" src=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1-300x300.png 300w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1-1024x1024.png 1024w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1-150x150.png 150w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1-768x768.png 768w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1-600x600.png 600w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1-100x100.png 100w, https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/3-1.png 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di sebuah desa yang asri di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, semangat untuk membangun pertanian tidak hanya tumbuh di lahan, tetapi juga di hati seorang petani bernama Dede Pendi Hermawan, atau yang akrab disapa Mang Dede. Sejak bergabung dengan Komunitas Wadah Arjasari pada tahun 2014, kala itu \u00a0dipimpin oleh Kak Sophan Ajie, Mang Dede telah menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2004,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-1997","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kisah-anggota","gallery-content-unit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan - KKWTH<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan - KKWTH\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di sebuah desa yang asri di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, semangat untuk membangun pertanian tidak hanya tumbuh di lahan, tetapi juga di hati seorang petani bernama Dede Pendi Hermawan, atau yang akrab disapa Mang Dede. Sejak bergabung dengan Komunitas Wadah Arjasari pada tahun 2014, kala itu \u00a0dipimpin oleh Kak Sophan Ajie, Mang Dede telah menjadi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KKWTH\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-15T06:39:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-15T06:51:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DK\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DK\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/\"},\"author\":{\"name\":\"DK\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/person\/340b2882b970365a7fb249fd453f4ddd\"},\"headline\":\"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan\",\"datePublished\":\"2026-07-15T06:39:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T06:51:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/\"},\"wordCount\":1279,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Kisah Anggota\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/\",\"url\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/\",\"name\":\"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan - KKWTH\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-07-15T06:39:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T06:51:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/\",\"name\":\"KKWTH\",\"description\":\"Koperasi Konsumen Wadah Titian Harapan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#organization\",\"name\":\"KKWTH\",\"url\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-kkwth-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-kkwth-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KKWTH\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/person\/340b2882b970365a7fb249fd453f4ddd\",\"name\":\"DK\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2aff5c197f0a4ae2a0e974778bf50315af0a70dcf827affa4645008dc9808afd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2aff5c197f0a4ae2a0e974778bf50315af0a70dcf827affa4645008dc9808afd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"DK\"},\"url\":\"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/author\/devi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan - KKWTH","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan - KKWTH","og_description":"Di sebuah desa yang asri di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, semangat untuk membangun pertanian tidak hanya tumbuh di lahan, tetapi juga di hati seorang petani bernama Dede Pendi Hermawan, atau yang akrab disapa Mang Dede. Sejak bergabung dengan Komunitas Wadah Arjasari pada tahun 2014, kala itu \u00a0dipimpin oleh Kak Sophan Ajie, Mang Dede telah menjadi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/","og_site_name":"KKWTH","article_published_time":"2026-07-15T06:39:49+00:00","article_modified_time":"2026-07-15T06:51:23+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/1-2.png","type":"image\/png"}],"author":"DK","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"DK","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/"},"author":{"name":"DK","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/person\/340b2882b970365a7fb249fd453f4ddd"},"headline":"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan","datePublished":"2026-07-15T06:39:49+00:00","dateModified":"2026-07-15T06:51:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/"},"wordCount":1279,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#organization"},"articleSection":["Kisah Anggota"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/","url":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/","name":"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan - KKWTH","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#website"},"datePublished":"2026-07-15T06:39:49+00:00","dateModified":"2026-07-15T06:51:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/2026\/07\/15\/ketika-bertani-menjadi-jalan-menghidupi-banyak-orang-kisah-mang-dede-pendi-hermawan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/koperasiwadah.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketika Bertani Menjadi Jalan Menghidupi Banyak Orang: Kisah Mang Dede Pendi Hermawan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#website","url":"https:\/\/koperasiwadah.com\/","name":"KKWTH","description":"Koperasi Konsumen Wadah Titian Harapan","publisher":{"@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/koperasiwadah.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#organization","name":"KKWTH","url":"https:\/\/koperasiwadah.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-kkwth-logo.png","contentUrl":"https:\/\/koperasiwadah.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-kkwth-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"KKWTH"},"image":{"@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/person\/340b2882b970365a7fb249fd453f4ddd","name":"DK","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/koperasiwadah.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2aff5c197f0a4ae2a0e974778bf50315af0a70dcf827affa4645008dc9808afd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2aff5c197f0a4ae2a0e974778bf50315af0a70dcf827affa4645008dc9808afd?s=96&d=mm&r=g","caption":"DK"},"url":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/author\/devi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1997","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1997"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1997\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2009,"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1997\/revisions\/2009"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2004"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1997"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1997"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koperasiwadah.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1997"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}